Kelanjutan Jalur Tracking Magrove, Air Bersih Hingga Pembangunan Pagar Sekolah Menjadi Harapan Kecamatan Pulau Derawan

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Sebagai wilayah yang menjadi pintu masuk destinasi wisata unggulan di Kabupaten Berau, Camat Pulau Derawan, Samsudin Amba meminta perhatian dari beberapa kegiatan perlu dukungan kelanjutan penanganan di lapangan. Seperti mengusulkan kelanjutan pembangunan jalur tracking mangrove di Kampung Tanjung Batu.

 

“Selain itu kami juga meminta perbaikan rumah dinas kecamatan yang saat ini kondisinya sudah sejajar dengan jalan akibat penurunan tanah,” demikian hal menarik lainnya disampaikan Samsudin Amba Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan digelar di Pendopo Kecamatan Pulau Derawan.

 

Belum tersedianya sambungan air bersih juga menjadi keluhan aspirasi masyarakat, khususnya di Kampung Tanjung Batu, selama ini hanya mengandalkan air bor dan air hujan.  "Masyarakat mengharapkan bisa dipasangkan pipa dari Kampung Merancang ke Kecamatan Pulau Derawan karena sampai saat ini kami belum merasakan akses air bersih," ujar Samsudin.


Selain masalah air bersih, Samsudin juga menyampaikan sejumlah usulan prioritas lainnya, seperti pembangunan ruang kelas di SD Negeri Tanjung Batu dan Kasai, serta pembangunan pagar untuk SMP di Kampung Kasai yang saat ini hanya memiliki gerbang tanpa pagar.  Kecamatan Pulau Derawan mengajukan 113 usulan program pembangunan dari lima kampung dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan.

 

Menanggapi usulan tersebut, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa Kecamatan Pulau Derawan merupakan aset penting dalam sektor pariwisata yang harus dijaga bersama, bukan hanya oleh pemerintah daerah, kecamatan, dan kampung, tetapi juga oleh masyarakat. 

"Sangat kami sadari orang lebih mengenal Pulau Derawan daripada Berau. Ini menunjukkan bahwa Pulau Derawan memiliki potensi luar biasa yang harus dijaga," ujar Sri Juniarsih.  (sep/FN)